Hentikan Kebiasaan Ini Supaya Tagihan Listrik Tidak Membengkak

Listrik menjadi energi penunjang kehidupan yang perannya sangat penting di masa kini. Bayangkan saja, mulai dari gawai, peralatan memasak, peralatan bebersih, hampir semua menggunakan listrik. Semakin banyak alat elektronik di rumah, semakin tinggi daya listrik yang terpakai, semakin besar pula tagihan yang harus dibayar tiap bulannya.

Supaya tagihan listrik tidak membengkak dan membuat pengeluaran bulananmu ikut-ikutan bertambah, sebenarnya ada beberapa kebiasaan yang mulai sekarang kamu hentikan. Meskipun sepele, tetapi berdampak besar untuk kehidupanmu sehari-hari.

Kebiasaan Kecil yang Harus Dihentikan untuk Mencegah Tagihan Listrik Naik

1. Menggunakan lampu pijar non-LED

Lampu adalah benda yang selalu ada di setiap rumah. Meskipun tidak memiliki barang elektronik apa pun, biasanya lampu selalu ada karena fungsinya sebagai penerangan pada malam hari. Hanya saja, tidak semua orang mengerti bahwa jenis lampu yang berbeda akan membutuhkan energi listrik dalam jumlah yang berbeda pula. Contohnya seperti lampu LED dan non-LED. Lampu LED lebih hemat 80 persen daripada yang non-LED. Dengan penghematan sebesar itu, kamu pun bisa menekan angka pengeluaran bulanan. Apalagi jika lampu di rumahmu tidak hanya satu-dua biji.

2. Membiarkan colokan tertancap ketika tidak dipakai

Charger ponsel dan laptop biasanya adalah yang paling sering dibiarkan tertancap di colokan listrik. Mungkin kamu merasa bahwa charger tersebut tidak menyedot listrik sama sekali karena tidak ada benda yang dialirkan, padahal tidak seperti itu. Meskipun ditinggal tanpa ponsel atau laptop yang menancap, charger yang berada di stop kontak akan tetap menyerap listrik meskipun sedikit. Bayangkan jika ada lima charger yang kamu perlakukan seperti ini di rumah, parahnya kamu bahkan tidak pernah melepasnya berhari-hari. Sudah pasti tagihan listrik akan membengkak tanpa kamu sadari.

3. Membuka kulkas terlalu sering

Peralatan elektronik yang dapat menciptakan dingin biasanya memerlukan energy listrik tinggi, termasuk kulkas. Sementara itu, jika kamu membuka kulkas sekitar 30 detik saja, mesin harus bekerja maksimal selama 30 menit supaya suhu kulkas kembali normal. Kamu bisa bayangkan sendiri jika sehari kamu membuka-tutup kulkas sebanyak 100 kali, kira-kira berapa watt yang dibutuhkan dalam sehari.

4. Menyalakan setrika terlalu panas

Salah satu penyedot energy listrik tinggi yang ada di rumah ada setrika. Peralatan elektronik satu ini membutuhkan energi sampai 300 watt untuk menghasilkan panas sehingga bisa untuk menghaluskan kain. Untuk meminimalisir besarnya energy tersebut, kamu dapat mengatur supaya suhu setrika sedang-sedang saja. Terlebih, setrika dengan suhu tinggi juga kadang malah merusak pakaian.

Ada banyak kebiasaan kecil di rumah yang sering tidak kita sadari membuat tagihan listrik naik secara drastis. Menghemat listrik sebaik-baiknya akan mengurangi biaya bulanan kamu, dan tentu saja akan membantu menjaga kelestarian lingkungan. Jika ada hal yang bisa dilakukan tanpa listrik, dicoba saja dulu untuk dilakukan.