Hindari Hal-Hal Ini Usai Scaling, Supaya Gigi Tidak Kembali Kotor

Ada banyak hal yang menyebabkan penumpukan plak dan akhirnya menjadi karang gigi. Mulai dari tidak membersihkan gigi dengan benar dan teratur, hingga masalah genetik seperti produksi kelenjar ludah yang berlebihan pada sebagian orang.

Untuk menghilangkan karang tersebut, biasanya orang-orang memilih untuk melakukan scaling, alias membersihkan karang gigi dengan alat-alat tertentu oleh dokter gigi. Hanya saja, terkadang masih banyak yang melakukan kesalahan usai scaling, sehingga gigi yang sudah dibersihkan kembali kotor dengan mudah.

Hal-Hal yang Perlu Dihindari Setelah Scaling Gigi

Apabila ingin gigi hasil scaling-mu awet bersihnya, dan menghindari kerusakan area mulut lainnya, coba perhatikan hal berikut ini setelah karang gigimu dibersihkan.

1. Jangan makan sampai efek bius habis

Ketika melakukan scaling, biasanya pasien akan diberi obat bius sebagai proses anestesi. Hal ini supaya kamu tidak merasakan sakit ketika gigi dibersihkan. Efek dari obat bius biasanya baru hilang usai beberapa jam bahkan setelah proses scaling. Untuk menghindari gusi yang terluka atau tergigit karena belum bisa merasakan kondisi mulut dengan benar, lebih baik kamu tidak makan terlebih dulu. Selain untuk menghindari risiko terluka, biarkan gigi dan mulutmu istirahat terlebih dulu setelah mengalami pembersihan.

2. Hindari makanan panas dan dingin

Biasanya, proses scaling membuat gigi terasa ngilu. Namun, tenang saja karena rasa ngilu ini tidak lama, sekitar sehari sampai gigi mulai terbiasa dengan kondisi yang baru. Kondisi tersebut karena akar gigi yang sebelumnya tertutup karang menjadi terkespos, sehingga sentuhan ringan pada gigi menghasilkan perasaan ngilu yang kuat. Untuk membuat gigi maupun gusi menyesuaikan diri, sebaiknya tidak mengonsumsi makanan panas maupun dingin. Dengan begitu gigi tidak kaget dan tidak tiba-tiba ngilu.

3. Hindari makanan keras

Proses scaling biasanya membuat jarak antar gigi sedikit melonggar akibat karang yang terangkat sedangkan gusi belum sepenuhnya menutupi bagian gigi tersebut. Apabila kamu memakan makanan keras, dikhawatirkan makanan akan terselip di antara jarak gigi dan bahkan melukai gusi yang masih merah. Jika hal itu terjadi, potensi perdarahan pada gusi jadi tinggi dan bahkan bisa menyebabkan bengkak. Setidaknya butuh lima hari sampai seminggu untuk mulai makan-makanan yang keras lagi.

4. Hindari makanan bergula

Makanan bergula bukan hanya membuat gigi berlubang, tapi juga menimbulkan plak baru dan mengundang bakteri. Untuk mencegah terbentuknya plak baru yang terlalu cepat, sebaiknya tidak mengonsumsi makanan dan minuman bergula. Perbanyak minum air putih untuk membuat gigi selalu bersih.

5. Hindari rokok

Yang terakhir, apabila kamu seorang perokok, ada baiknya libur merokok dulu selama beberapa hari setelah melakukan scaling. Rokok dapat meningkatkan risiko gigimu terkena infeksi, sehingga lebih baik berhenti sebentar sampai gigimu benar-benar kembali seperti semula.